Setelah menjadi cerbung digital pertama di Indonesia
tahun 2007 silam, ia lahir menjadi buku cetak tahun 2008. Enam tahun setelahnya,
tepatnya tahun 2012, buku itu diadaptasi dan lahir menjadi film Perahu
Kertas 1 & 2 tahun 2012—yang juga menandai lahirnya lagu OST “Perahu
Kertas”, dinyanyikan oleh Maudy Ayunda sebagai pemeran Kugy dalam
film. Lagu “Perahu Kertas” pun beroleh Piala Maya 2012 sebagai original
soundtrack terbaik.
Empat belas tahun kemudian, tepatnya akhir Januari 2026
ini, Perahu Kertas lahir menjadi pentas musikal yang digawangi
oleh Trinity Optima Production dan Indonesia Kaya. Namun,
perjalanannya tak berhenti sampai di sana. Untuk mengisi album solo ketiganya, Dee
Lestari, penulis buku dan skenario film Perahu Kertas,
akhirnya menyanyikan sendiri lagu “Perahu Kertas” yang diciptakannya
empat belas tahun silam.
Tentunya, membuat versi baru lagu yang amat populer
dengan ratusan juta streaming merupakan tantangan tersendiri. Untuk itu,
Dee Lestari dan Tim Management memutuskan beberapa langkah
strategis, antara lain dengan menggandeng salah satu Produser terbaik saat ini,
Petra Sihombing. Di tangan Petra,
aransemen “Perahu Kertas” berhasil dibarukan dan memiliki distingsi
serta karakter tersendiri. Alih-alih gitar akustik, pada aransemen baru ini,
Petra mengangkat gitar elektrik yang lebih edgy. Grafik lagu dibuat
lebih dinamis dan klimaks. Bersama vocal director Kamga Mo, yang
juga ikut mengisi suara latar, harmoni vokal dalam aransemen baru “Perahu
Kertas” menjadi lapisan kaya yang ikut menambah kedalaman dimensi lagu ini.
“Perahu Kertas”
versi Dee Lestari terasa dewasa, megah, tanpa kehilangan magis yang membuat
lagu ini begitu digemari. Kelanggengan “Perahu
Kertas” membuktikan bahwa keajaiban perjalanan manusia dalam mewujudkan
impian, menemukan cinta, dan tambatan hati, merupakan peristiwa universal yang
bisa terjadi pada fase apa pun dalam kehidupan. Video lirik yang melibatkan beberapa footage
dari para pembaca buku Dee Lestari yang menginterpretasikan lirik
lagu “Perahu Kertas”. Dirajut dengan footage gambar dari lokasi
pantai Gili Terawangan, video tersebut semakin menegaskan keindahan
relasi manusia—baik persahabatan maupun kisah cinta.
Lagu “Perahu Kertas” rilis serempak di
berbagai platform streaming pada 28 Januari 2026 bersamaan dengan video
liriknya. Lagu ini akan menjadi single kedua dari album solo Dee Lestari
yang rencananya dirilis pada pertengahan tahun 2026. Dee Lestari menyanyikan dan melahirkan
baru lagu “Perahu Kertas” merupakan penegasan atas sosoknya sebagai
salah satu penyanyi dan pencipta lagu garis depan
